Tuesday, October 5, 2010

Keong Racun

Di awal-awal munculnya, lagu ini tidaklah begitu popular. Padahal sudah hampir 2 tahun lagu ini beredar di masyarakat melalui penyanyi yang bernama Lisa. Barulah setelah lagu ini dinyanyikan secara lypsinc oleh dua orang mahasiswa asal bandung yaitu Sinta dan Jojo, lagu ini mendadak populer bahkan aksi keduanya sempat masuk dalam posisi treding topics twitter, Woow…!! Yang lebih dahsyat lagi sesaat setelah muncul “Keong racung” tiba-tiba langsung menyalip mengalahkan kedahsyatan video Ariel, Luna dan Tari dalam perbincangan hangat di hiburan tanah air. He2…

Jika kita perbandingkan antara Video Ariel yang dahsyat, hangat bahkan panas itu dengan Video Sinta, Jojo yang kocak, gokil dan lucu. Kita akan melihat 2 respon yang sangat jauh berbeda dari masyarakat. Yang satu membuat nama yang sudah jauh tinggi sampai ke langit tiba-tiba jatuh bagai meteor yang menghantam bumi. ( ^_^ ckckck hiperbola sekali!!) dan yang satu malah membuat orang yang bukan siapa-siapa dan tidak dikenal justru membuat nama mereka mendadak melambung tinggi kelangit-langit yang biru amat banyak menghias angkasa. He2

Teknologi dan informasi saat ini bagaikan 2 sisi mata pisau, yang bisa buat motong bawang, motong terong, kangkung. Eh salah kok jadi ngomongin masakan sih? Ha2 sory2.. Maksudnya bisa memberi keuntungan atau malah bisa merugikan kita. semua itu tergantung bagaimana cara menggunakannya. Aku jadi ingat beberapa waktu kira-kira setahun yang lalu pemerintah sempat memblokir situs youtube dan MUI sempat mengharamkan Facebook dengan alasan banyak di gunakan untuk maksiat. Padahal enggak 100% benarkan? Buktinya sinta dan jojo namanya bisa melejit gara youtube, facebook juga banyak di gunakan untuk jualan bahkan ada juga yang untuk pelayanan. jadi bukan media informasi yang disalahkan tetapi orang yang menggunakan media itulah yang harus di musnahkan. eehh salah, di salahkan.

Kreatifitas Sinta dan jojo harus dapat kita tiru dalam menggunakan media informasi untuk hal-hal yang positif, jika melalui kreatifitas mereka bisa membuat nama mereka menjadi dikenal orang kita pun dapat menggunakan media ini untuk pelayanan, gunakanlah kreatifitas kalian untuk menyampaikan kasih Tuhan, bisa lewat Facebook, Friendster, Blog ataupun SMS berkat kepada sahabat-sahabat kalian. Sehingga orang lain juga dapat menikmati berkat rohani dari kuasa Firman yang telah kita rasakan.

Ini hanyalah tulisan sederhana yang ditulis secara sepontan, semoga ada yang terberkati dengan ini. God bleass…

Wednesday, August 25, 2010

nulis

Pertama kali aku bergabung dalam dunia penulis adalah sekitar beberapa bulan yang lalu.Aku masih penulis amatiran,ngga jago sama sekali.Aku cuma bergantung sama Tuhan yang memberiku talenta dalam menulis.

Saat mulai pertama kali aku menulis,tulisanku masih jelek.Aku cuma ngasal nulis saja,ku tulis dengan emosi dan dengan gayaku sendiri.Aku memulainya karena kakak ktb(kelompok tumbuh bersama) ku,Ci Rita Kusmiaty,menyarankan untuk menuliskan segala yang Ada di hatiku.Ini karena aku saat itu belum bisa terbuka.

Aku mulai berhenti sesaat,sekitar 1 tahun karena aku sudah bisa terbuka.Lalu,aku menemukan seseorang yang menginspirasikanku untuk membuat puisi,Felicia Chandra namanya.Dia adalah sahabatku di sekolah,dari pertama kali aku di singapura sampai sekarang,aku selalu bertemu dengannya.Soulmate kali.Dia suka menulis puisi dalam bahasa inggris,lalu aku mencoba untuk mengikutnya.

Beberapa saat kemudian,aku mencoba untuk menulis puisi dalam bahasa Indonesia karena menurutku puisi inggris yang ku buat,sangatlah jelek.Setelah itu,aku bertemu dengan ko Dewa KLasik Alexander,beliau lah yang menginspirasikanku untuk maju terus,gunakan talentaku.Dia mendukung dan mendorongku terus maju.Kritik dan sarannya membantuku.

Kemudian aku mengenal ko Alain Frost,dia sangat semangat menulis,bisa menulis setiap hari.Beliau sangat ku kagumi karena semangat dan tekatnya untuk menjadi penulis amatlah tinggi.Ia tidak putus asa.

Dan sumber yang paling utama adalah Tuhan yang Maha Esa,Dia lah yang memberiku talenta dalam menulis dan aku harus bersyukur.Dengan meneruskan dan memgembangkan talenta ini,aku mengucap syukur dan berharap bahwa aku akan terus di pakaiNya untuk menjadi berkat.

Tulisanku amat simple dan aku menulisnya asal-asalan.Bukannya aku merendahkan diri,namun memang itulah kenyataannya.Aku hanya di pakaiNya,bukan aku yang hebat dalam menulis,tapi Dia lah yang memberiku hikmat dalam menulis,jadi jika kamu suka tulisanku,teruslah membaca,namun jangan aku yang di puji.Karena semuanya berasal dari Dia,bukan aku yang hebat,tapi Dia.:)

-MJT-

Wednesday, August 18, 2010

Paskibra Kok dilecehkan?

Menjadi seorang paskibraka sang pengibar sang saka merah putih di istana negara tersebut tentu merupakan kebanggan tersediri bagi siapa saja yang dapat terpilih. Biasanya siswa-siswi yang terpilih menjadi paskibraka adalah siswa yang terpandang baik pada nilai akademiknya. Selain itu siswa-siswi terpilih ini juga telah dinilai mampu mengemban tugas mulia mengibarkan bendera sang saka merah putih saat peringatan kemerdekaan RI. Bagaimana tidak untuk terpilih menjadi seorang paskibraka seorang siswa-siswi terpilih ini harus melewati berbagai seleksi yang sangat ketat mulai dari tingkat kota, tingkat provinsi sampai ke tingkat nasional. Namun, tugas anggota paskibraka tidak semata-semata hanya mengibarkan bendera saja, melainkan juga di tuntut mampu untuk menjadi contoh baik bagi siswa lainnya maupun lingkungannya.

Tentu kita sangat menyayangkan kasus yang baru ini terjadi pada salah seorang calon paskibraka putri di barak pelatihannya. Di kabarkan kalau selama dalam pelatihan 14 anggota anggota paskibara putri selalu diperintahkan oleh seniornya untuk berjalan dari barak kamar mandi ke barak tidur dengan posisi telanjang badan. Tidak terima dengan perlakuan ini salah satu orang tua anggota paskibra yunior tersebut mengadukan kasus ini ke dinas olah raga dan pemuda. Tentu saja pihak Pemprov DKI tidak tinggal diam mendengar hal tersebut Gubernur DKI Fauzi Bowo sebagaimana yang saya kutip dari vivanews.com mengaku geram dan berjanji akan menindak secara tegas jika benar adanya oknum yang melakukan ini dan segera meminta kepada pihak PPI untuk mengusut tuntas kasus ini.

Seorang yang sudah terpilih menjadi seorang paskibraka tentu memiliki kebanggaan tersediri di dalam dirinya karena sudah terpilih dari ribuan siswa dan dianggap mampu melaksanakan tugas Negara untuk mengibarkan sang saka merah putih. Tapi kejadian ini jelas mencoreng semangat kemerdekaan itu sendiri. Putra-putri terpilih ini sudah sewajarnya mendapatkan perlindungan serta penghargaan setinggi-tingginya dan perlakuan istimewa sebagai tanda terimakasih bangsa terhadap putra-putri bangsa yang sudah berani ditunjuk dan berani menjalankan tugas Negara. Tetapi jika mereka malah mendapatkan pelecehan seksual di barak pelatihannya apakah ini bentuk penghargaan? Semestinya lembaga paskibra dapat melakukan pelatihan dengan cara-cara yang sesuai norma, tidak dengan cara pelecehan seksual karena bisa membuat seseorang merasa trauma. saya berharap kasus ini dapat segera di selesaikan secepatnya agar kasus serupa tidak terjadi di kemudian hari.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews